Copyright 2014 © Pengadilan Agama Sungguminasa | Dev & Mod by vRy
Jl. Masjid Raya No. 25 Sungguminasa - Kab. Gowa - (0411) 864298
Assalamu'alaikum Wr. Wb.|Selamat datang di situs resmi Pengadilan Agama Sungguminasa|Media Pelayanan, Transparansi dan Informasi Online

Sekretaris Ditjen Badilag Adakan Supervisi Di Pengadilan Agama Sungguminasa

Kategori: Berita Diterbitkan: Sabtu, 23 April 2016
Sejak Pengadilan Agama Sungguminasa di tunjuk oleh Ditjen Badilag untuk mewakili Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar untuk diaudit oleh auditor eksternal dalam rangka penilaian manajemen mutu untuk pemberian sertifikat “ISO 9001 : 2008’’, baru saat ini kami menyempatkan diri untuk berkunjung di Pengadilan Agama Sungguminasa sekaligus untuk melakukan pembinaan dan supervisi. Padahal Pengadilan Agama yang lain yang mendapatkan sertifikat ISO, biasanya dari proses awal sampai akhir sering saya kunjungi untuk melakukan supervisi dan berdiskusi dengan teman-teman terkait dengan hal-hal yang dianggap substansial terkait dengan sistem manajemen mutu tersebut. Untuk itu, kami mohon maaf kepada seluruh warga Pengadilan Agama Sungguminasa khususnya kepada ibu Ketua dan pak Wakil. Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, H.Tukiran S.H.,M.M. ketika melakukan pembinaan dan supervisi di Pengadilan Agama Sungguminasa pada hari Jum’at (15/4/2016).

supervisisekjenbadilag20160415_1.jpg
Supervisi oleh Sekjen Badilag, H. Tukiran, S.H., M.M. (foto : verry)
Lebih lanjut H.Tukiran,S.H.,M.M. menjelaskan bahwa Sistem Manajemen Mutu konteksnya bukanlah untuk meraih kesempurnaan 100 %, akan tetapi intinya adalah bagaimana siklus manajemen dalam suatu organisasi bisa berjalan dengan efektif, efesien dan terukur sesuai  dengan standar yang dipersyaratkan ISO (International Standards Organization).  Atau dengan kata lain adalah upaya untuk melakukan perbaikan-perbaikan secara berkesinambungan melalui teori yang dikenal dengan sistem manajemen PDCA (Plan, Do, Check, and Act).

Untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001 : 2008 tentu melalui sebuah perjuangan. Namun, saya ingin menegaskan bahwa mempertahankan jauh lebih berat dibanding dengan meraihnya. Oleh karena itu, saya menitip harapan yang sangat besar kiranya komitmen untuk mepertahankan ISO tersebut dibangun secara bersama-sama, mulai dari unsur pimpinan sampai ke seluruh pegawai. Tanpa adanya komitmen yang kuat, maka sangat boleh jadi ISO bisa dicabut kembali sebelum waktunya berakhir, tegasnya.

Saya bergembira karena komitmen untuk melakukan perubahan secara kontinyu ini melalui sistem manajemen mutu telah dimiliki oleh seluruh stake holder Pengadilan Agama Sungguminasa. Sehingga Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI yang telah menggelontorkan anggaran untuk membiayai konsultan (Auditor Eksternal) tidak merasa rugi. Saya berharap, kepercayaan publik dengan sistem manajemen mutu yang kita terapkan ini semakin bagus.

supervisisekjenbadilag20160415_2.jpg
 
Pada bagian akahir dari pengarahannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, H.Tukiran, S.H., M.M. menegaskan bahwa berkaitan dengan terbitnya Peraturan Mahkamah Agung RI No. 07 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Peradilan, menuntut perlunya dilakukan penataan ulang mengenai tupoksi masing-masing. Hal dimaksudnya agar supaya antara kepaniteraan dan kesekretariatan tidak terjadi konflik kepentingan. Tidak boleh terjadi konflik antara Panitera dan Sekretaris akibat karena berebut fasilitas. Panitera selaku senior harus tetap dihargai walaupun ia sudah tidak terlibat dalam urusan anggaran. Sebaliknya Sekretaris selaku junior tidak boleh arogan karena merasa sudah tidak ada hubungan lagi dengan kepaniteraan. Kedua sub sistem ini harus saling memperkuat demi untuk peningkatan kualitas kinerja, katanya. (by Amn/pa-sgm)
Dilihat: 377

Fokus Badilag

Direktori Putusan