on .

Ciptakan Pengadilan Inklusif, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Gelar Bimbingan Teknis Layanan Bagi Penyandang Disabilitas 

 

Sungguminasa - Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Layanan Bagi Penyandang Disabilitas untuk Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar pada hari Jum'at, 09 September 2022, bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Sungguminasa dengan mengusung tema “Menciptakan Pengadilan Inklusif di Lingkungan Peradilan Agama dengan Peningkatan Pelayanan kepada Penyandang Disabilitas.”

Kegiatan Bimtek ini diikuti langsung oleh 8 Pengadilan Agama yaitu Pengadilan Agama Makassar, Pengadilan Agama Watampone, Pengadilan Agama Pinrang, Pengadilan Agama Sengkang, Pengadilan Agama Barru, Pengadilan Agama Bulukumba, Pengadilan Agama Maros dan Pengadilan Agama Sungguminasa dengan masing-masing satuan kerja menugaskan Wakil Ketua, Panitera Muda, Petugas PTSP, dan Petugas Keamanan serta diikuti juga secara virtual melalui zoom meeting oleh satuan kerja lainnya di wilayah PTA Makassar.

Acara diawali dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Mahkamah Agung sekaligus pembacaan 8 Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia. Selanjutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan penyampaian Laporan Kegiatan oleh Kepala Sub Direktorat Tata Kelola, Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama, Bapak Hirpan Hilmi, S.T.

   

Selanjutnya, sambutan oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama, Ibu Dr. Dra. Nur Jannah Syaf, S.H., M.H sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Bimbingan Teknis Layanan Bagi Penyandang Disabilitas. Dalam sambutannya, ada beberapa poin yang disampaikan diantaranya saat ini sudah ada beberapa satker yang dijadikan pilot project sebagai pengadilan inklusif di Lingkungan Peradilan Agama. Ditahun 2020, terdapat 5 Pengadilan Agama yang ditunjuk dan tahun 2021 kemarin, Mahkamah Agung menetapkan 20 Pengadilan Agama sebagai pilot project . Ditahun 2022 ini, diharapkan semua pengadilan bisa menerapkan konsep pengadilan inklusif yang dimana bisa menjadi satu pengadilan agama yang responsive dan peka serta dapat menciptakan kesetaraan akses bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga kaum difabel juga dapat memiliki kesempatan yang sama dalam memperjuangkan hak-hak hukumnya. 

   

Kegiatan Bimbingan Teknis ini mendatangkan narasumber dari LBH Makassar yakni Ibu Maria Un dan tim. Materi Pertama adalah Pengenalan mengenai Aksesibilitas Penyandang Disabilitas terhadap Layanan Pengadilan dan juga dasar hukumnya seperti pengertian aksesibilitas, prinsip aksesibilitas, serta akomodosi yang layak dalam hal pelayanan, sarana dan prasarana.

  

Dilanjutkan materi pelatihan bahasa isyarat dari PUSBISINDO yang disertai dengan demo langsung dan dipraktekkan oleh seluruh peserta bimtek. Untuk materi terakhir, dipaparkan langsung oleh Ibu Maria mengenai keragaman disabilitas diantaranya disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, dan disabilitas sensorik. Hal yang sangat perlu diketahui juga yaitu Etika Berinteraksi dengan Disabilitas. Selain membantu mengurangi hambatan lingkungan yang dialami oleh penyandang disabilitas, perlunya etika berinteraksi juga agar membantu meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam masyarakat.

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Sungguminasa

Jl. Mesjid Raya, Kel. Sungguminasa

Kec. Somba Opu, Kab. Gowa

Telp: 0411-864298
Fax: 0411-864298 

Tautan Aplikasi

TIM IT PA Sungguminasa@2018